Kamis, 03 Februari 2022

Fungsi Bak Oli Carter Mobil

 


Fungsi oil pan di dalam mobil adalah sebagai penampung oli mesin. Komponen ini dikenal pula dengan sebutan bak oli, panci oli, atau carter oli.

Merupakan salah satu komponen mesin yang posisinya tepat berada di bagian bawah silinder mesin, oil pan umumnya terbuat dari plat baja tebal. jangan lupakan juga fungsi oli untuk mobil dan kompresor sangatlah penting. Jenis oli mobil juga menjadi hal yang wajib untuk kamu perhatikan. Oil pan ada juga beberapa yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar aluminium. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai fungsinya, simak ulasan lengkapnya berikut.

1. Menampung oli mesin

Fungsi oil pan yang paling utama adalah sebagai penampung oli mesin yang dipakai dalam sistem pelumasan. Oleh karena itu, komponen ini juga kerap dikenal dengan sebutan panci atau bak oli. Oil pan pada umumnya memiliki bentuk bertingkat dengan bagian dalam berbentuk cekung untuk diletakkan saringan oli atau oil strainer. Saringan ini kemudian dihubungkan langsung dengan pompa oli mesin. Pada bagian cekung inilah oli mesin mobil juga sepenuhnya ditampung. Lebih lanjut, oli yang sudah ditampung akan dialirkan ke seluruh saluran sistem pelumasan mesin kendaraan bermotor melalui saringan oli, kemudian pompa oli, dan selanjutnya ke seluruh komponen serta saluran pelumasan. Setelah oli mengalir dan melumasi komponen-komponen di dalam mesin, oli akan jatuh ke bawah dan ditampung kembali oleh oil pan untuk disiapkan kembali mengaliri komponen mesin.

2. Saluran pembuangan oli mesin

Tak hanya sekadar menampung, fungsi oil pan pun meliputi pembuangan oli mesin. Dalam hal ini, pembuangan oli yang dimaksud bukan dialirkan kembali seperti penjelasan sebelumnya, namun pembuangan untuk penggantian oli baru. Penggantian ini perlu dilakukan tiap kali mobil sudah mencapai jarak tambahan 5.000 sampai dengan 10.000 km. Pada saat itulah oli mesin yang ada di dalam harus dikuras dan diganti dengan yang baru.

Ya, oli dalam sistem pelumasan mobil memiliki jangka waktu pemakaian pendek. Maka dari itu, ketika jarak tempuh mobil sudah bertambah 5.000 sampai 10.000 km, oli akan mengalami penurunan kualitas sehingga dapat memengaruhi kinerja sistem pelumasan. Untuk memudahkan proses penggantian, pasanglah baut tap oli mesin sebagai saluran pembuangan. Baut ini bisa dibuka dan ditutup dengan menggunakan sebuah gasket 3. Menjaga

3, kelancaran sirkulasi oli mesin

Fungsi oil pan berikutnya adalah untuk menjaga kelancaran sirkulasi oli mesin di berbagai kondisi permukaan jalan yang tidak selamanya rata dan lurus. Ada kalanya medan yang ditempuh mobil harus menurun, menanjak, bergelombang, atau bahkan miring dengan sangat ekstrem. Kondisi ini sudah pasti memengaruhi posisi dan permukaan oli mesin di dalam penampung. Sementara itu, oli adalah benda cair yang akan selalu mengalir ke tempat rendah.

Itulah kenapa di dalam oil pan ditambahkan sekat-sekat dengan fungsi untuk mencegah oli mesin ke tempat rendah tersebut. Kalau oli tetap stabil dan tidak mengalir ke tempat rendah seiring pergerakan mobil, maka sirkulasinya tetap bisa dipertahankan di berbagai kondisi permukaan jalan. Dengan begitu, mesin pun tidak akan mengalami kekurangan pelumasan akibat berada di jalan tidak rata.

Tidak hanya sekadar menampung, ternyata fungsi oil pan pun juga untuk mengatur pembuangan oli bekas dan memastikan sirkulasi cairan di dalamnya lancar. Oleh karenanya, memastikan kondisi dan performa komponen agar tetap maksimal.

Rabu, 02 Februari 2022

Fungsi Bak Carter Mobil

 


Fungsi oil pan di dalam mobil adalah sebagai penampung oli mesin. Komponen ini dikenal pula dengan sebutan bak oli, panci oli, atau carter oli.

Merupakan salah satu komponen mesin yang posisinya tepat berada di bagian bawah silinder mesin, oil pan umumnya terbuat dari plat baja tebal. jangan lupakan juga fungsi oli untuk mobil dan kompresor sangatlah penting. Jenis oli mobil juga menjadi hal yang wajib untuk kamu perhatikan. Oil pan ada juga beberapa yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar aluminium. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai fungsinya, simak ulasan lengkapnya berikut.

1. Menampung oli mesin

Fungsi oil pan yang paling utama adalah sebagai penampung oli mesin yang dipakai dalam sistem pelumasan. Oleh karena itu, komponen ini juga kerap dikenal dengan sebutan panci atau bak oli. Oil pan pada umumnya memiliki bentuk bertingkat dengan bagian dalam berbentuk cekung untuk diletakkan saringan oli atau oil strainer. Saringan ini kemudian dihubungkan langsung dengan pompa oli mesin. Pada bagian cekung inilah oli mesin mobil juga sepenuhnya ditampung. Lebih lanjut, oli yang sudah ditampung akan dialirkan ke seluruh saluran sistem pelumasan mesin kendaraan bermotor melalui saringan oli, kemudian pompa oli, dan selanjutnya ke seluruh komponen serta saluran pelumasan. Setelah oli mengalir dan melumasi komponen-komponen di dalam mesin, oli akan jatuh ke bawah dan ditampung kembali oleh oil pan untuk disiapkan kembali mengaliri komponen mesin.

2. Saluran pembuangan oli mesin

Tak hanya sekadar menampung, fungsi oil pan pun meliputi pembuangan oli mesin. Dalam hal ini, pembuangan oli yang dimaksud bukan dialirkan kembali seperti penjelasan sebelumnya, namun pembuangan untuk penggantian oli baru. Penggantian ini perlu dilakukan tiap kali mobil sudah mencapai jarak tambahan 5.000 sampai dengan 10.000 km. Pada saat itulah oli mesin yang ada di dalam harus dikuras dan diganti dengan yang baru.

Ya, oli dalam sistem pelumasan mobil memiliki jangka waktu pemakaian pendek. Maka dari itu, ketika jarak tempuh mobil sudah bertambah 5.000 sampai 10.000 km, oli akan mengalami penurunan kualitas sehingga dapat memengaruhi kinerja sistem pelumasan. Untuk memudahkan proses penggantian, pasanglah baut tap oli mesin sebagai saluran pembuangan. Baut ini bisa dibuka dan ditutup dengan menggunakan sebuah gasket 3. Menjaga

3, kelancaran sirkulasi oli mesin

Fungsi oil pan berikutnya adalah untuk menjaga kelancaran sirkulasi oli mesin di berbagai kondisi permukaan jalan yang tidak selamanya rata dan lurus. Ada kalanya medan yang ditempuh mobil harus menurun, menanjak, bergelombang, atau bahkan miring dengan sangat ekstrem. Kondisi ini sudah pasti memengaruhi posisi dan permukaan oli mesin di dalam penampung. Sementara itu, oli adalah benda cair yang akan selalu mengalir ke tempat rendah.

Itulah kenapa di dalam oil pan ditambahkan sekat-sekat dengan fungsi untuk mencegah oli mesin ke tempat rendah tersebut. Kalau oli tetap stabil dan tidak mengalir ke tempat rendah seiring pergerakan mobil, maka sirkulasinya tetap bisa dipertahankan di berbagai kondisi permukaan jalan. Dengan begitu, mesin pun tidak akan mengalami kekurangan pelumasan akibat berada di jalan tidak rata.

Tidak hanya sekadar menampung, ternyata fungsi oil pan pun juga untuk mengatur pembuangan oli bekas dan memastikan sirkulasi cairan di dalamnya lancar. Oleh karenanya, memastikan kondisi dan performa komponen agar tetap maksimal.

Selasa, 01 Februari 2022

PERBEDAAN COIL KERING DAN COIL BASAH

 Mesin bensin memerlukan tiga komponen yaitu udara, api dan bahan bakar untuk dapat bekerja. Campuran udara dan bahan bakar yang dimampatkan dalam ruang bakar tersebut kemudian diletupkan dengan api yang berasal dari busi. Percikan api pada busi tersebut hadir melalui mekanisme elektris yang dihasilkan oleh koil. Lewat koil inilah arus listrik yang diumpan dari aki yang relatif kecil kemudian digandakan hingga ribuan kali lipat baru disalurkan ke busi.

Pada video ini akan coba dikupas mengenai koil. Ada dua macam koil yang umum ditemui di pasaran yakni koil basah dan koil kering. Koil basah adalah koil dengan pendingin oli. Seperti halnya trafo pada listrik rumahan, koil juga membangkitkan panas. Namun karena yang bekerja adalah tegangan, dan arus yang besar maka panas yang dihasilkan juga tinggi. Maka diperlukan pendingin yang jauh lebih baik.

Pendingin yang dipilih yaitu oli khusus yang tidak ikut menghantarkan arus listrik. Koil seperti ini, cocok sekali untuk mobil standar pabrik karena daya tahan yang luar biasa dengan performa standar. Settingan mesin biasa tak butuh pengapian ekstra, makanya dengan koil basah sudah mencukupi.

"Pada umumnya koil basah dipergunakan sebagai standar kendaraan di masa lalu dan memiliki voltase hingga 20 ribu volt," tutur Ishak Yudha seorang penggila modifikasi asal Bandung yang telah banyak mengotak-atik pengapian FJ40-nya. Karena adanya tambahan volume oli maka dimensi koil basah biasanya lebih besar (bentuknya mirip botol .red).

 


Untuk pemakaian koil basah aftermarket ada hal yang wajib diperhatikan dan jangan pernah diabaikan. "Biasanya koil basah aftermarket dijual lengkap dengan weerstand (batu hambatan .red). Disarankan peranti ini harus tetap dipasang agar kinerja koil basah lebih maksimal," bilang Sutrisno mekanik dari bengkel Honeybee di Jl. Inpress Cileduk. Batu hambatan berwarna putih ini berfungsi menjaga agar coil tidak terlalu panas sehingga oli pendingin tidak cepat mengalami kejenuhan. Jika oli pendingin kondisinya normal (tidak jenuh) maka pendinginan pun bisa maksimal.

Menilik soal daya yang dihasilkan koil basah ternyata tak selalu kecil. Dalam perkembangannya kini, "Bisa saja koil basah memiliki voltase lebih besar dari daya standar, namun dibutuhkan dimensi yang juga besar. Sebagai contoh Mallory Promaster Coil 28720 yang merupakan koil hi-performance klasik dengan pendingin oli,"

Sedangkan Koil kering, merupakan koil dengan sistem pendingin udara. Di dalamnya terdapat lempengan-lempengan logam berbahan khusus yang mampu mereduksi arus pusar karena adanya medan magnet yang dapat menyebabkan terjadinya panas tinggi. Koil kering ini cocok digunakan untuk mesin Performance alias mesin yang pengapiannya disetel lebih advance agar tenaga yang dihasilkan tak mudah ngedrop ketika digeber di putaran tinggi. Kalau koil basah (standar) hanya menghasilkan voltase kurang lebih 20 ribu volt maka koil kering bisa mencapai 40 ribu volt lebih.

Dari sisi dimensi biasanya koil kering memiliki bentuk yang lebih kompak dibandingkan koil basah sehingga dalam pemasangan lebih fleksibel dan tak makan tempat. Makanya banyak kendaraan keluaran baru kini memakai koil model ini. "Koil kering jadi standar mesin terkini dengan pasokan injeksi elekronik lantaran lebih bisa menyuguhkan tegangan listrik yang lebih konstan," celoteh Hale dari Hale 4x4 Bandung. Bila dilihat dari strukturnya penghasil listrik pada koil kering terbungkus dengan baik dalam resin atau campuran fiber. Hal ini menjadikannya lebih stabil dalam menghasilkan tegangan listrik dan juga tahan guncangan.

Lalu bagaimana umur pemakaian koil basah dan kering?  "Banyak pendapat yang menyatakan bahwa koil basah memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan dengan koil kering," timpal Bimo Wicaksono dari bengkel Kawan 4x4 di bilangan Bekasi. "Oli yang merendam kumparan di dalam koil tersebut membuat peranti ini memiliki kemampuan bertahan lebih lama," cerocos bapak dua anak ini. Pendinginan eksternal yang diandalkan koil kering membuat koil ini tak akan lama umur pakainya.

Selain umur pakai koil kering yang relatif lebih pendek ternyata tanda-tanda "kematian" alias koil sudah tidak bekerja sempurna tidak ada sama sekali. "Jika mati, koil kering tak menunjukkan gejala apapun. Pergi begitu saja tanpa permisi dan mesin tak mau dihidupkan,". Makanya disarankan pemakai koil kering selalu membawa koil cadangan.

Berbeda dengan koil basah.  Biasanya ada gejala-gejala yang mengikuti sebelum koil basah ini mati total. "Pengapian berubah, mesin agak susah dihidupkan. Mirip seperti aki yang tekor. Karena ketika distart api kadang menyambar kadang tidak," perinci Sutrisno yang akrab disapa mas Tris.

Penyebab utama koil basah tak lagi sempurna kinerjanya karena adanya kebocoran oli. "Jika ada rembesan oli pada tabung koil basah maka sistem pendinginan koil tersebut sudah tak maksimal," jelas Bimo lebih lanjut.

Jangan kaget jika tiba-tiba mesin seperti terasa pincang larinya atau susah dihidupkan. Pemakai koil basah boleh sedikit lega karena mobil masih bisa dihidupkan dan dipakai meski tentu saja performanya tidak maksimal. Beberapa pemakai jip kerap mengompress koil dengan lap basah agar panasnya tak terlalu tinggi sehingga koil masih bisa berfungsi. Tanpa membawa koil cadangan pun tak perlu takut.  

Minggu, 12 September 2021

Cara Mudah Cek Kerusakan Bearing Roda

Sebelum kita membaas bagaimana cara mengecek kerusakan bearing rida depan baiknya kita ketahui dulu fungsi dari bearing, Fungsi bearing sendiri adalah menjaga agar poros ban atau as roda tidak langsung bergesekan dengan rumah roda. Komponen ini juga didesain minim friksi, sehingga ketika roda berputar bisa terjaga stabil. Lantas bagaimana cara mendeteksi kerusakannya? 

 

Gejala keausan kerusakan atau longgar dudukan bearing ditandai dengan Dengungan pada kecepatan tertentu menjadi ciri awal nya ada masalah dengan bearing roda. Suara gemuruh yang ditimbulkan akibat ini pada laher atau bearing ini biasanya akan terdengar semakin keras saat kecepatan mobil meningkat. Dan biasanya suara gemuruh akan masuk ke kabin dan cukup mengganggu. 

Cara cek laher atau bearing yang rusak

  1. Berikutnya adalah dengan mendongkrak mobil. Ketika mobil sudah didongkrak, yang perlu Anda lakukan berikutnya adalah memutar roda. Ketika roda sedang dalam posisi berputar, segera pegang bagian sokbreker atau low arm. Jika terjadi kerusakan pada laher roda maka Anda akan merasakan getaran pada bagian kaki-kaki mobil itu.
  2. Selain itu, Anda juga bisa mengetahui kerusakan bearing roda dengan melihat adanya gesekan antar logam yang tidak di beri pelumas.
  3. Putarlah roda kendaraan jika ban terasa berputar dan bergerak tidak wajar seperti oblak atau oleng maka bisa dipastikan bearing roda ada masalah atau sudah rusak.
  4. Cara mengetahui laher atau bearing yang rusak selanjutnya adalah dengan cara memegang ban mobil bagian atas dengan satu tangan, lalu pegang bagian bawah ban dengan tangan lainnya dalam posisi mobil sedang didongkrak, lakukan menggoyang ban ke atas dan kebawah Semakin parah oblaknya maka semakin parah bearing roda tersebut
  5. Buka Ban keseluruhan dan buka juga dop penutup bearing, ambil kunci 21 dan coba kunci kembali bearing yang oblak tadi dan penguncian jangan terlalu kencang cukup hingga roda bisa berputar baik, dan apabila sudah di kunci dan keadaan roda tetap oblak maka kemungkina bearing sudh aus dan minta di ganti
  6. Perhatikan ruma bearing atau NAP kemungkinan juga sudah aus, kalau ini terjadi walaupun bearing diganti tetapi tetap oblak, maka kemungkinan NAP atau ruma bearing sudah aus, dan segera arus diganti
  7. Untuk bearing corolla DX L45449-l45410 dan  LM11749-LM117410 merk Koyo, NTN, Nachi, NSK harga sekitar 125 sampai 175 ribu 1 set
  8. Kalau dibiarkan terus tanpa segera menggantinya, bisa-bisa kerusakannya merembet ke komponen lain dan kemungkinan terbesar adalah kerusakan pada NAP atau rumah bearing Karena saat roda goyang akibat bearing yang rusak maka posisi bearing akan menggerus rumah bearing atau NAP nya dan untuk NAP Corolla DX harganya sekitar 900.000 sepasang

semoga bermanfaat



Rabu, 25 Agustus 2021

Oli Naik ke Filter Karburator Kendaraan

Kita kadang sering melihat saringan udara kita lengket dan terasa ada olie, na kitaa bisa melihat dari bentuk filter udara yang berubah menjadi kecoklatan dengan mengeluarkan bau oli. Sehingga ini dapat disimpulkan kalau filter udara pada mobil tidak kotor karena debu, melainkan ada oli mesin yang naik

Ketika sampai terjadi oli naik ke filter maka ini bisa menyebabkan mesin mobil terasa sangat berat. Hal ini terjadi karena aliran udara terhambat dan bisa menyebabkan oli keluar ke ruang bakar. Muncullah asap putih yang tebal keluar dari knalpot, dan apaibla kita buka dipstik maka akan keluar uap putih tipis
Kita jangan buru buru pusing dengan keadaan tersebut, bisa jadi bukan disebabkan karena kompresi mesin bermasalah atau seal klep bocor, artinya kita sudah beranggapan akan mengeluarkan sejumlah dana untuk perbaikannya, kita bisa lakukan sendiri tanpa perlu ke bengkel  

Tentunya saat ini kita mulai penasaran, apa saja penyebab oli naik ke filter udara? Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa penyebab oli mesin naik ke filter udara dan solusinya.

  1. Selang PCV atau Positive Crankcase Ventilation merupakan salah satu selang yang berfungsi untuk menyalurkan hasil uap bahan bakar yang ada di bak engkol (crankcase). Jadi pada dasarnya daripada uap bahan bakar ini terbuang sia-sia maka akan ada manfaatnya ketika disalurkan lagi pada intake manifold sehingga bisa ikut terbakar.  Namun kadang-kadang tidak hanya uap yang terbakar, ada juga uap oli mesin yang ikut terbakar. Ketika uap bahan bakar dan uap oli terlalu banyak maka inilah yang menyebabkan oli mesin bisa naik sampai ke filter udara.
  2. Penyebab oli mesin bisa naik ke filter udara selanjutnya adalah adanya setelan katup yang tidak sesuai. Contohnya setelan katupnya terlalu rapat maka bisa menyebabkan kebocoran saat kompresi. Ketika ada kebocoran maka pasti ada campuran bahan bakar oli dan udara yang akhirnya ikut naik ke filter udara.
  3. Penyebab lainnya adalah pengisian oli pada kendaraan melebihi kapasitas dan daya tampung mesin sehingga mengakibatkan oli dan uap oli akan meluber atau berlebihan dan mengakibatkan terjadinya pembungan oli yang berlebihan.

Solusinya

  • Check sarngan PCV nya apabila mampet maka segera ganti selang tersebut agar saluran pembuangan dapat lancar ke manifold
  • Kalau ada dana lebih ganti selnag air breater di kepala mesin dengan filter air breather agar pembuangan uap oli tidak langsung ke saringan udara karburator tapi di saring di Air breather
  • Isilah oli mesin sesuai kapasitas nya jangan berlebian, dan pergunakan vescosity atau kekentalan SAE yang di isaratkan jangan pergunakan oli yang bukan di persyaratkan terutama oli yang lebi rendah SAE nya maka penguapan oli akan semakin cepat

Demikian yang dapat saya share terima kasih
Wassalamu alaikum wr wb

Jumat, 20 Agustus 2021

TENTANG BALL JOINT

Pada bagian kaki-kaki mobil terdapat ball joint yang jadi komponen penting tetapi seringkali terlupakan. Kenyamanan berkendara saat mobil melaju tidak selalu dipengaruhi oleh mesin saja. Beberapa komponen yang menghubungkan dengan roda pun berperan sangat penting.
Sistem suspensi dalam kendaraan tidak bisa bekerja maksimal tanpa adanya komponen ini. Simak apa itu ball joint dan apa saja kerugian yang akan Anda dapatkan jika komponen ini rusak. Serta kenali juga apa ciri-cirinya jika sudah mulai rusak.

A. Apa Itu Ball Joint dan Fungsinya
Ball joint adalah komponen pada mobil yang perannya sangat penting untuk menciptakan kenyamanan dalam sistem kemudi. Letaknya ada di antara steering knuckle dan juga arm. Baik itu di lower arm maupun upper arm.  

Pemasangannya memanfaatkan baut dan dalam satu roda biasanya terdapat dua buah ball joint. Bentuknya sendiri mirip dengan tie rod dan bisa mengalami aus jika digunakan terus menerus.
Fungsi ball joint sebagai penghubung antara arm dengan knuckle roda dan juga bekerja menjadi sumbu roda ketika ingin belok ke kanan dan kiri. Fungsi ball joint suspensi adalah untuk menerima beban pada kendaraan secara vertikal atau lateral.  

Oleh karena itu ketika berbelok beban tersebut akan diatasi dan Anda pun akan terasa ringan saat menyetir. Sistem kerjanya seperti sendi putar pada lengan sehingga mampu berputar secara bebas dan menyesuaikan pergerakan roda saat berjalan dan berbelok.
Saat roda melewati jalanan yang tidak merata biasanya komponen ini akan menyesuaikan sehingga knuckle tidak patah. 

B. Penyebab Ball Joint Cepat Rusak
Apa yang menyebabkan ball joint mudah rusak? Sebelum membahas soal perawatan Anda harus tahu apa yang menyebabkannya cepat rusak. Dengan begitu Anda bisa mengganti cara pemakaian kendaraan lebih baik untuk menjaga ketahanannya.
Penyebab yang membuat Ball Joint lebih cepat rusak sebagai berikut ini. 

  1. Terlalu sering menerjang jalanan rusak dan banjir Penyebab pertama adalah jalanan rusak dan banjir. Ketika melewati kedua tipe jalan tersebut komponen akan kehilangan banyak pelumas dan gesekan yang ditimbulkan akan merusaknya.. Bahkan komponen yang berkualitas tinggi pun tidak akan mampu menahan tekanan atau benturan terlalu keras akibat jalanan berlubang terlalu sering. Komponen tentu akan lebih cepat rusak jika pemakaiannya tidak diperhatikan.
  2. Karet suspensi tak segera diganti Alasan lainnya adalah karet suspensi atau yang dikenal dengan bushing telah rusak dan tidak segera diganti. Karet tersebut memiliki fungsi untuk meredam getaran yang dihasilkan oleh roda dan suspensi. Saat karet bushing ini sudah rusak, maka sudut kemudi akan berubah.
  3. Kesalahan dalam spooring. Sudut kemudi berfungsi untuk mengatur agar kinerja kemudi maksimal. Jika salah dalam menyetel sudut tersebut atau spooring maka ball joint akan cepat rusak. Sehingga beban yang dihasilkan akan terlalu besar menjadikan ruang gerak semakin sedikit.
  4. Grease yang tidak pernah diganti. Terakhir adalah Anda tidak pernah mengganti gemuk atau grease yang bekerja untuk melumasi komponen ini. Biasanya penambahan pelumas dilakukan dalam 10.000 km sekali. Saat komponen menjadi keras atau aus akan menimbulkan kerusakan.

C. Tanda-Tanda Kerusakan pada Ball Joint Suspensi
Sudah tahukah Anda bagaimana cara untuk mengetahui komponen ball joint suspensi mengalami kerusakan? Untungnya ada beberapa tanda yang bisa diamati secara seksama. Jadi jika beberapa tanda berikut ini muncul saat Anda sedang berkendara maka perlu waspada.

  1. Roda bagian depan terasa kocak saat berjalan.
  2. Muncul suara berdecit pada saat Anda sedang berbelok pada bagian ban.
  3. Suara seperti bergemuruh juga akan terdekat saat Anda melewati jalanan yang tidak rata.
  4. Ban mobil akan terasa aus tidak merata khususnya di bagian luar ban. 
  5. Stir Mobil Liar Anda akan sulit mengendalikan kendaraan ketika jalanan lurus maupun berbelok.
  6. Ban juga akan terasa aus secara bergelombang.

D. Cara Memeriksa Ball Joint pada Kendaraan
Apabila Anda merasakan tanda-tanda tersebut maka sudah saatnya untuk memeriksa secara langsung. Pemeriksaan bisa dilakukan pada saat servis, datang sendiri ke bengkel resmi Suzuki terdekat  atau jika peralatan memadai Anda bisa memeriksanya sendiri.
Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pemeriksaan sebagai berikut ini. 

  1. Anda bisa memulai mendongkrak bagian depan mobil.
  2. Kemudian pilih salah satu roda yang memiliki sumber bunyi atau dirasa tidak nyaman bahkan aus. Pegang bagian atas dan bawah roda.
  3. Goyangkan roda ke arah dalam dan luar, 1 - 4 dan 2 - 3 Anda bisa merasakan apakah ban kocak atau tidak. Jika kocak maka Anda bisa mengikuti langkah selanjutnya.
  4. Mintalah seseorang untuk menginjak pedal rem kemudian Anda bisa mengulangi cara sama yaitu menggoyangkan roda ke arah dalam dan luar.
  5. Apabila Anda tidak merasakan bagian kocak setelah rem ditekan maka yang terjadi kerusakan adalah bearing roda. Namun jika setelah diinjak rem tetapi ban masih terasa kocak maka yang mengalami kerusakan adalah ball joint.

Proses pengecekannya sangat mudah dan sebaiknya dilakukan pada semua ban untuk tahu manakah yang benar-benar mengalami kerusakan. Jika yang rusak memang ball joint sebaiknya Anda tidak mencoba untuk menggantinya sendiri.

Karena pemeriksaan lebih lanjut untuk tahu bagaimana kondisi komponen ball joint secara detail harus dilakukan oleh teknisi. Dengan begitu Anda bisa tahu dengan pasti apakah kerusakan karena aus atau memang ada ball joint yang pecah dan perlu penggantian.

Minggu, 08 Agustus 2021

Seberapa Penting Racun Api di Kendaraan Kita??

Insiden kebakaran bisa terjadi kapan saja, baik itu di rumah atau bahkan kendaraan. Insiden kebakaran bahkan lebih rentan terjadi di mobil karena terdapat bahan bakar, udara, serta sumber api. Munculnya api di mobil wajib diwaspadai. Namun jika terjadi potensi kebakaran, penanggulangan yang tepat harus dilakukan.


Adanya fakta tersebut belum menggugah pemilik mobil.
Masih banyak dari mereka belum menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mencegah api semakin besar. APAR lebih sering tersedia pada truk tangki BBM atau kendaraan komersial. Untuk kendaraan pribadi, APAR kebanyakan berada di mobil modifikasi untuk balap.

 


Mobil memiliki potensi kebakaran yang cukup besar. Salah satu kebakaran yang mungkin terjadi yaitu disebabkan oleh benda cair mudah terbakar. Mengingat di mobil tersimpan benda cair mudah terbakar seperti bensin, oli, solar dan sebagainya.


Jika kalian suka memodifikasi mobil, dikhawatirkan juga akan menyebabkan malfungsi elektrikal pada mobil. Oleh sebab itu, kelas kebakaran C yang disebabkan malfungsi elektrikal bisa juga terjadi di mobil milik kamu.
Ada baiknya pemilik kendaraan menyediakan peralatan pemadam api ringan atau yang lebih akrab disebut APAR. Peralatan ini memang tidak menjadi suatu perangkat khusus yang diwajibkan dalam kendaraan pribadi. Perda Nomor 8 Tahun 2008 di DKI Jakarta misalnya, hanya mewajibkan perangkat ini ada pada kendaraan umum ataupun kendaraan khusus namun tidak ada ketentuan pada kendaraan pribadi.


APAR saat ini sudah cukup banyak dijual di berbagai toko online atau toko khusus penjual alat pemadam kebakaran. Jenis dari APAR ini juga beragam, bisa kita sesuaikan dengan potensi kebakaran yang mungkin muncul.
Jenis dan Fungsi Penting APAR


APAR atau yang juga disebut Fire Exthinguiser bentuknya beragam jenis. Setidaknya terdapat empat hingga lima jenis bahan pemadam dalam kemasan tabung yang lazim dipakai menjinakan api berbentuk powder, foam, Co2, liquid gas dan water.


APAR untuk kebakaran kelas A menggunakan air dengan tekanan tinggi. APAR jenis ini paling ekonomis dan hanya bisa digunakan untuk memadamkan api yang disebabkan bahan padat non logam seperti kertas, kain, karet, plastik dan sebagainya.


APAR untuk mengatasi kebakaran kelas B memakai bahan jenis busa atau foam. Busa yang disemprotkan akan menutup bahan yang terbakar, sehingga oksigen tidak dapat masuk untuk proses kebakaran. APAR ini cocok untuk kebakaran yang disebabkan cairan seperti minyak, alkohol dan kebakaran kelas A.
Jenis APAR selanjutnya yaitu untuk kebakaran kelas C dengan bahan dari bubuk kimia kombinasi mono-amonium dan ammoium sulphate. Alat ini cocok digunakan untuk kebakaran akibat kelistrikan. Sementara untuk kebakaran kelas D, memakai APAR dengan bahan karbon dioksida (CO2). APAR tersebut cocok untuk kebakaran kelas B dan kelas C.


Khusus untuk APAR di dalam mobil, tidak disarankan memakai bahan pemadam berbasis air dan foam. Sebab, kebakaran di kendaraan bermotor melibatkan minyak.


Dry Chemical Powder bekerja dengan cara mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona pembakaran agar api dapat padam. Partikel keringnya yang digunakan dapat mencegah api (membentuk penghalang) pada area yang sudah dipadamkan agar tidak muncul api lagi. Dry Chemical Powder sendiri juga bersifat isolator yang tidak menghantarkan listrik.


Dua bahan tadi bahkan bisa memicu kebakaran lain yang dipicu oleh hubungan pendek arus listrik, sebab air dan foam bisa menghantarkan listrik. Bahan pemadam api yang ideal yaitu berbentuk powder, bisa digunakan dalam hampir semua media yang terbakar (kecuali logam).
Pentingnya APAR di Mobil Pribadi


Tiap mobil semestinya tersedia APAR. Untuk aplikasi di mobil, bisa menggunakan APAR dengan kapasitas 1 hingga 3 kg. Ini untuk berjaga-jaga, jika ada api kecil timbul tinggal kita semprot.


Tabung APAR berikut isi didalamnya memiliki bobot bervariasi, dari yang ringan sampai yang lumayan berat. Untuk lokasi pemasangan atau peletakan APAR sendiri pun disesuaikan dengan besar kecilnya tabung alat pemadam yang kalian gunakan.


Semakin besar mobil tentunya semakin besar pula tabung yang digunakan. Tabung APAR harus dikaitkan dengan baik supaya tidak terlempar atau berpindah-pindah tempat. Jika alat pemadam tersebut hanya berukuran sangat kecil, seukuran tabung spray berkapasitas 500ml hingga 1000ml, bisa disimpan di bagian laci mobil, di kolong jok mobil kursi pengemudi.


Sedangan untuk APAR yang berukuran besar seperti APAR 3 kg, anda bisa menyimpannya di bagian kolong jok kursi penumpang bagian depan maupun di bagian kolong jok paling belakang.